Polisi Dalami Motif Anak Tega Bacok Leher Ayah Tiri Hingga Sekarat

DIRAWAT: Kasat Reskrim Polres Kaur, AKP. Todo Rio saat mengunjungi Sukardi korban pembacokan anak tiri yang dirawat di RSUD Cahaya Batin.--RUSMAN AFRIZAL/RB

BINTUHAN, KORANRB.ID – Saat ini polisi masih mendalami motif Se (35) yang tega membacok leher ayah tirinya Sukardi (60) hingga sekarat.

Saat ini Se yang merupakan warga Desa Datar Lebar I Kecamatan Lungkang Kule telah menyerahkan diri dan ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik.

Polisi belum menyampaikan motif SE sehingga membacok leher ayah tirinya, Sukarni yang merupakan warga Desa Tanjung Bunga Kecamatan Tetap.

Sampai kemarin, 4 April 2025 tim penyidik tindak pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Kaur masih melakukan pendalaman terhadap tersangka.

BACA JUGA:9 April Seleksi Paskibra Dimulai, Ini Tahapannya!

"Tersangka susah ditangkap, untuk motif masih kita dalami.

Kalau sudah selesai mengambil keterangan, nanti akan kita lakukan rilis resmi di Polres Kaur, kemungkinan Senin nanti," sampai Kapolres Kaur AKBP. Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP. Todo Rio Tambunan, S.Th, M.Th.

Mengenai kabar yang beredar, bahwa tersangka melakukan aksinya kejamnya dengan alasan tidak setuju kalau ibu kandungnya dinikahi oleh korban, Kasat Reskrim belum bisa membenarkan hal tersebut. 

Sebab masih ada kemungkinan lain, yang melandasi tersangka tega melakukan hal tersebut.

BACA JUGA:Dispendikbud Tegas, Larang Pungutan Sekolah

"Kalau informasi itu belum bisa kita benarkan. Hasil resminya nanti akan disampaikan langsung pas rilis," terangnya.

Dirinya meminta kepada seluruh masyarakat Kaur, supaya tidak menggring opini yang bisa memperkeruh suasana, sehingga bisa menimbulkan konflik berkepanjangan.

Warga Kaur diminta supaya memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus penganiayaan ini sampai dengan tuntas.

"Kepada masyarakat Kaur diminta untuk bersabar, biarkan pihak kepolisian yang menangani kasus ini sampai dengan selesai," sampainya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan