Guru Tambah Libur, PGRI Minta Bupati Beri Sanksi Tegas

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkulu Tengah, meminta kepada Bupati Bengkulu Tengah agar dapat memberikan sanksi tegas--Jeri Yasprianto

BENTENG, KORANRB.ID - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkulu Tengah, meminta kepada Bupati Bengkulu Tengah agar dapat memberikan sanksi tegas kepada guru yang menambah libur atau tidak masuk saat tanggal 9 April mendatang. 

Hal ini disampaikan Ketua PGRI Bengkulu Tengah, Supriyanto. Ia menegaskan, Pemkab Bengkulu Tengah telah menyatakan akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang menambah libur. 

Namun pihaknya berharap sanksi tegas tersebut tidak hanya untuk ASN yang bertugas di OPD teknis saja, tetapi diberlakukan juga untuk para ASN yang bertugas sebagai guru. 

“Saya meminta Bupati Bengkulu Tengah, untuk memberikan sanksi tegas jika masih ada guru yang menambah libur dari yang ditetapkan. Sebab kita sudah terlalu lama libur, saya minta kepada seluruh guru agar tidak nambah libur dengan alasan apapun," ujarnya.

BACA JUGA:Polres Mukomuko Pastikan Stok BBM di 5 SPBU Saat Arus Balik Mudik Lancar

Tentu apabila pihaknya mendapatkan laporan atau mengetahui ada guru yang menambah liburnya atau tidak masuk di tanggal 9 April 2025, pihaknya akan menyampaikan laporan langsung ke Bupati Bengkulu Tengah. 

"Kalau nanti masih ada yang membandel, saya akan minta kepada Bupati. Kami berharap sanksi ini benar-benar diberikan dan jangan hanya sekedar gertak saja,” tegasnya.

Semua ini dilakukan karena hampir setiap tahun, PGRI Bengkulu Tengah selalu mendapatkan laporan terkait adanya beberapa oknum guru yang menambah libur tanpa alasan yang jelas tidak diberikan sanksi tegas.

Tentu semua ini sering terjadi karena tidak adanya sanksi tegas selama ini. Makanya tahun ini PGRI Bengkulu Tengah meminta Bupati agar dapat memberikan tindakan tegas. 

BACA JUGA:Kapolresta Bengkulu Tegaskan Debt Collector Dilarang Tarik Kendaraan Tanpa Izin Pengadilan

"Kita ini merupakan pendidik, kita harus memberikan contoh yang baik kepada murid-murid kita. Perilaku menambah libur ini tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang pendidik," Pungkasnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan