Menilik 3 Hewan Darat Punya Kulit Paling Tebal di Dunia

Badak. Foto: Ilustrasi/ fran/ meta ai/ koranrb.id--
Tekstur kulit gajah yang keriput, memungkinkan gajah menyimpan lebih banyak air.
Hal inilah yang membantu mendinginkan tubuh gajah di lingkungan yang panas seperti padang rumput atau savana.
3. Kuda nil
Dikutip dari laman Wildlife Informer, kulit kuda nil sangat tebal.
BACA JUGA:Penuh Kasih Sayang! Berikut 5 Fakta Unik American Cocker Spaniel, Anjing Kecil
BACA JUGA:Sering Dikira Dugong! Berikut 6 Fakta Unik Lembu Laut, Mamalia Gemoy Pemakan Rumput
Adapun ketebalan kulit kuda nil sekitar 5,1 cm, yang memberikan perlindungan luar biasa.
Walaupun kulitnya tebal, kuda nil juga memiliki sifat sensitif dan tidak memiliki kelenjar keringat.
Sehingga kuda nil berendam di lumpur atau pun air untuk menjaga suhu tubuh mereka.
Tentunya kulit tebal pada hewan berfungsi sebagai salah satu mekanisme pertahanan diri.
BACA JUGA:Simbiosis Mutualisme dengan Karang! Berikut 5 Fakta Unik Wire Coral Goby
BACA JUGA:Mamalia Raksasa! Berikut 5 Fakta Unik Giant Anteater, Pemakan Semut
Dengan kulit yang tebal bisa melindungi hewan dari berbagai ancaman, seperti predator, cuaca ekstrem, dan infeksi.
Selain itu, dengan adanya kulit tebal pada hewan-hewan tersebut, tidak hanya berfungsi sebagai pelindung fisik.
Namun demikian juga bisa membantu dalam proses termoregulasi dan menjaga kelembapan tubuh hewan-hewan tersebut. (**)