Melihat Tradisi Sekujang di Kepahiang, 'Topeng Menyeramkan Keliling Minta Makanan ke Rumah Warga'

SEKUJANG: Topeng dan hiasan menyeramkan hadir saat Festival Sekujang di Tapak Gedung Kepahiang --Heru Pramana Putra

KEPAHIANG, KORANRB.ID - Tradisi adat Festival Sekujang terus dilestarikan warga Desa Tapak Gedung Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang.

Seperti biasanya, setelah perayaan 1 Syawal, warga Desa Tapak Gedung melanjutkannya dengan melaksanakan tradisi Sekujang.

Tahun ini, 1446 Hijriah festival Sekujang dilaksanakan pada 2 Syawal atau Lebaran kedua atau pada 1 Maret 2025.

Telah berlangsung secara turun temurun, festival Sekujang masih menarik minat warga desa dan pengunjung.

BACA JUGA:Ini Kronologis Lengkap Wisatawan Tenggelam dan Meninggal Dunia di Sungai Seluma

Seperti pesta Halloween di tradisi barat, saat Sekujang pesertanya menghiasi diri dengan mengenakan aneka pakaian menyeramkan.

Ada juga yang mengenakan aneka topeng bernuansa mistis, terbuat kardus bekas dan ijuk.

Mulai dari karakter menyeramkan seperti pocong, kuntilanak dan wanita hamil hingga alim-ulama menjadi pemandangan biasa saat festival Sekujang berlangsung.

Para pemain Sekujang ini, kemudian akan mendatangi rumah warga dan mendapatkan imbalan berupa kue ataupun makanan. 

BACA JUGA:Menilik 4 Spesies Ular Menghuni Sungai Amazon, Selain Anakonda

Selanjutnya, tuan rumah akan didoakan oleh pemain Sekujang sesuai dengan permintaan tuan rumah

Robi Indarta, Kades Tapak Gedung mengungkapkan bahwa Sekujang ini merupakan tradisi yang telah digelar sejak puluhan tahun yang lalu. 

"Permintaan tuan rumah juga beragam mulai dari lancar rezeki, kesembuhan dari penyakit, minta keturunan hingga minta jodoh," ungkap Robi.

Robi juga mengatakan, bahwa antusiasme masyarakat menyambut festival ini sangat besar. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan