Kokain, yang diisolasi pada tahun 1859, merupakan salah satu langkah awal dalam pengembangan anestesi lokal.
Penggunaan kokain oleh Karl Koller dalam operasi mata menandai awal dari penggunaan anestesi lokal dalam praktik medis, yang memungkinkan prosedur dilakukan tanpa rasa sakit bagi pasien.
BACA JUGA:Menilik 5 Fakta Unik Freemason dan Jejak Sejarahnya di Dunia
Selain itu, inovasi seperti tabung endotrakeal dengan manset yang diperkenalkan oleh Arthur Ernest Guedel pada tahun 1928 adalah terobosan penting dalam anestesi umum.
Dimana, tabung ini memungkinkan ahli anestesi untuk mengontrol jalan napas pasien dengan lebih baik.
Sehingga meningkatkan keamanan selama prosedur bedah.
Dengan adanya teknik ini, maka anestesi bisa diberikan dengan lebih dalam dan efektif, sambil meminimalkan risiko komplikasi.
5. Munculnya anestesiologi
Dikutip dari laman A Brief History of AnaestheticsAMA Journal of Ethics, anestesiologi telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak awal abad ke-20.
BACA JUGA:Ada di Mana Saja? Berikut 6 Kota yang Hilang dalam Sejarah Islam
Pelopor seperti Ralph M. Waters tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan teknik anestesi, tetapi juga dalam pendidikan dan pelatihan dokter anestesi.
Dengan berdirinya organisasi profesional, seperti American Society of Anesthesiologists.
Kolaborasi dan penelitian di bidang ini semakin meningkat, yang pada gilirannya meningkatkan standar praktik anestesi.
Pada saat ini, anestesiologi tidak hanya berfokus pada pemberian anestesi, tetapi juga mencakup manajemen nyeri dan perawatan pascaoperasi.
Ahli anestesi dilatih untuk memahami berbagai aspek fisiologi dan farmakologi, serta untuk mengelola komplikasi yang mungkin terjadi selama prosedur.
BACA JUGA:Menarik Jutaan Muslim Dunia! Berikut 5 Masjid Ikonik Dalam Sejarah Islam