Menilik 5 Sejarah Penemuan Obat Bius, Momen Penting dalam Sejarah Kedokteran

Minggu 30 Mar 2025 - 19:41 WIB
Reporter : Fran Sinatra
Editor : Fazlul Rahman

Dengan kemajuan teknologi dan pemahaman yang lebih baik tentang fisiologi manusia.

Maka anestesi kini menjadi salah satu aspek penting dalam prosedur medis, memungkinkan dokter untuk melakukan operasi yang kompleks dengan risiko yang lebih rendah bagi pasien.

Pada saat ini anestesi tidak hanya digunakan dalam pembedahan, tetapi juga dalam berbagai prosedur medis lainnya, termasuk prosedur diagnostik dan perawatan nyeri. 

Dengan terus berkembangnya penelitian dan teknologi, masa depan anestesi menjanjikan metode yang lebih aman dan lebih efektif untuk meningkatkan pengalaman pasien selama perawatan medis.

BACA JUGA:Menilik 5 Fakta Sejarah Lebaran atau Idul Fitri

Yuk, simak 5 sejarah penemuan obat bius, yang telah dirangkum koranrb.id, berikut ini:

1. Praktik awal 

Dikutip dari laman ANZCA, seiring berjalannya waktu, perkembangan dalam ilmu kedokteran dan pemahaman tentang fisiologi manusia mendorong pencarian metode anestesi yang lebih efektif dan aman. 

Pada abad ke-19, penemuan gas nitrous oxide (gas tertawa) dan eter sebagai anestesi umum membawa revolusi besar dalam praktik bedah. 

Pembedahan yang sebelumnya sangat menyakitkan kini dapat dilakukan dengan lebih manusiawi.

Hal ini memungkinkan pasien untuk menjalani prosedur tanpa merasakan sakit yang parah.

BACA JUGA:Menilik 5 Fakta Unik Sejarah Majapahit yang Mengagumkan

Pada tahun 1846, penggunaan eter sebagai anestesi oleh dokter gigi William Morton di Boston menandai awal era baru dalam bedah. 

Hal ini diikuti oleh penggunaan kloroform, yang menjadi populer di kalangan dokter dan pasien. 

Namun demikian, penggunaan kloroform juga membawa risiko, termasuk reaksi alergi dan komplikasi jantung.

Memasuki abad ke-20, penelitian lebih lanjut menghasilkan anestesi yang lebih aman dan lebih efektif. 

Kategori :