DLHK Minta Warga Jangan Buang Sampah Sembarangan, Jalan Tebing Lubuk Manau Dipenuhi Sampah

KOTOR: Sampah berserakan di Tebing Lubuk Manau Jalan Kayu Kunyit Manna, Bengkulu Selatan.-foto: rio/koranrb.id-
KOTA MANNA - Libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijiriah belum berakhir. Berbagai aktivitas hiburan masih banyak diselenggarakan di berbagai objek wisata di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) meminta masyarakat jaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Aktivitas libur lebaran masih dilakukan masyarakat di berbagai tempat wisata Bengkulu Selatan. Ribuan masyarakat berdatangan untuk liburan di objek wisata, salah satunya Pantai Pasar Bawah.
Namun demikian DLHK Bengkulu Selatan sangat mengkhawatirkan masyarakat dan pengelola objek wisata tidak mampu menjaga kebersihan lingkungan. Sebab ada puluhan ton sampah setiap hari di objek wisata.
Kepala DLHK Kabupaten Bengkulu Selatan, Ir. Haroni menegaskan agar setiap tempat wisata bebas sampah. Tidak boleh ada lokasi wisata yang dipenuhi oleh sampah. Masyarakat dan pengelola tempat wisata wajib bertanggungjawab penuh.
BACA JUGA:Sekda Lebong Pastikan Akan Lakukan Sidak Hari Pertama ASN Masuk Kerja
BACA JUGA:Dalami Dugaan Honorer Siluman, Bupati Teddy Beri Sinyal Investigasi Berkas Seleksi PPPK
"Kalau hanya mengandalkan pemerintah maka sampah tidak akan pernah habis. Tolong masyarakat kesadaran nya jangan buang sampah sembarangan, itu saja kuncinya," kata Haroni.
Sebagai antisipasi sampah yang menumpuk di berbagai tempat di Bengkulu Selatan, DLHK menyediakan beberapa amrol sampah.
Hanya saja, diakui Haroni, tempat sampah dari DLHK masih sangat terbatas. Bahkan selalu penuh dan menumpuk saat petugas DLHK melakukan kebersihan.
"Kita punya alat terbatas, mulai dari mobil, amrol dan juga petugas," ujar Haroni.
Oleh sebab itu, Haroni kembali berharap di momen libur lebaran ini tidak terjadi penumpukan sampah di tempat wisata Bengkulu Selatan. Kesadaran masyarakat dan peduli lingkungan menjadi tanggungjawab bersama dalam menjaga lingkungan.
BACA JUGA:TPP ASN Pemkab Rejang Lebong Dibayarkan Setelah Libur Lebaran
BACA JUGA:Pengelolaan Wisata di Kepahiang Dikeluhkan Pengunjung, Masih Minim Fasilitas