Jika Baju Antariksa Rusak! Berikut 4 Fakta Ilmiah yang Terjadi pada Astronaut

Astronaut. Foto: Ilustrasi/ fran/ meta ai/ koranrb.id--

BACA JUGA:Fenomena Alam Unik! Berikut 6 Fakta Gerbang Neraka, Turkmenistan

Proses ini dikenal sebagai "ebullism," di mana gas yang terlarut dalam cairan tubuh akan mengembang, menyebabkan pembengkakan yang signifikan.

Adapun pembengkakan ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerusakan pada jaringan, pembuluh darah, dan organ vital. 

Selain itu, kekurangan oksigen akibat hilangnya tekanan dapat menyebabkan kehilangan kesadaran dalam waktu singkat, sehingga berpotensi berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

BACA JUGA:Ada yang Terjadi di Indonesia! Berikut 4 Fenomena Alam Dahsyat Yang Hampir Memusnahkan Peradaban Manusia

Oleh karena itulah, desain dan fungsi baju astronaut sangat krusial untuk keselamatan dan kelangsungan hidup astronaut selama misi luar angkasa. 

Dimana, baju ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung fisik, tetapi juga sebagai sistem yang menjaga tekanan, suhu dan pasokan oksigen yang diperlukan untuk bertahan hidup di lingkungan yang tidak bersahabat.

2. Akan mengalami hipoksia

Hipoksia merupakan kondisi serius yang dapat terjadi ketika tubuh atau bagian tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. 

BACA JUGA:Tapir Kesasar ke Pasar Kepahiang, Imbas Fenomena Alam dan Pengikisan Hutan

Dalam konteks astronaut yang berada di luar angkasa, risiko hipoksia sangat tinggi jika ada masalah dengan sistem penyedia oksigen di baju astronaut.

Baju astronaut, dengan Portable Life Support System (PLSS) yang terintegrasi, dirancang untuk menjaga kelangsungan hidup astronaut dalam lingkungan yang tidak bersahabat. 

PLSS tidak hanya menyediakan oksigen, namun juga mengatur suhu, menghilangkan karbon dioksida, dan menyediakan tekanan yang diperlukan untuk menjaga fungsi tubuh yang normal.

BACA JUGA:Fenomena Alam: Gerhana Matahari Total Jelang Lebaran, Begini Dampaknya

Apabila terjadi kebocoran atau kerusakan pada sistem ini, astronaut akan segera mengalami gejala hipoksia. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan