Pembebasan Lahan Pembangunan SUTET Tinggal Tiga Lokasi Lagi

Bupati Kaur Gusril Pausi--IST/RB
BINTUHAN, KORANRB.ID - Progres rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) gardu induk Kaur di tahun 2025 semakin berjalan dengan baik.
Proses pembebasan lahan untuk pembangunan hanya tinggal menyisakan tiga titik lagi.
Artinya di tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur sangat optimis bahwa Gardu Induk PLN Kabupaten Kaur sudah bisa digunakan.
Setelah gardu induk mulai beroperasi tentu diharapkan nanti bisa menjadi jawaban dari permasalahan kelistrikan di Kabupaten Kaur yang sudah berlarut-larut.
BACA JUGA:Polres Kaur Cek Kapasitas Tabung LPG Subsidi
Kabar baik progres pembangunan SUTET gardu induk ini disampaikan langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, M.A.P.
"Untuk pembangunan SUTET, 100 persen tahun ini akan selesai sekarang hanya tinggal tiga titik lagi yang belum selesai untuk pembebasan lahan," ucapnya.
Jika melihat kondisi saat ini, Bupati memprediksi di penghujung tahun nanti Gardu induk PLN Kaur sudah mulai beroperasi dan menjadi tumpuan bagi kelistrikan di Kabupaten Kaur.
Sebelumnya, Kaur masih menggunakan gaardu Induk di Bengkulu Selatan untuk mengalirkan listrik ke Kabupaten Kaur.
BACA JUGA:Kontraktor Sering Akali Pajak, Bapenda Surati Seluruh OPD
Sehingga sering kali terjadi pemadaman. Apalagi ada kerusakan di wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning, dampaknya listrik harus mati sampai ke Kecamatan Nasal.
"Dengan gardu induk nanti, mudah-mudahan bisa jadi jawaban dari permasalahan kelistrikan di Kabupaten Kaur yang sudah sangat lama di keluhankan masyarakat," sampai Bupati.
Terpisah, Kepala ULP Bintuhan, Tiar Haris mengatakan saat ini kondisi kelistrikan di Kabupaten Kaur memang masih sangat memprihatikan.
Hal ini di sebabkan oleh banyak sekali faktor.