Dinsos Telusuri Asal ODGJ, Banyak dari Luar Seluma, Minta Warga Segera Melapor

AMANKAN: Polres Seluma usai mengamankan ODGJ. IST/RB--
KORANRB.ID - Dinas Sosial (Dinsos) Seluma menyatakan bahwa di Kabupaten Seluma terutama wilayah Kota Tais kerap menjadi lokasi pengiriman Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dari daerah luar, sehingga hal ini banyak meresahkan warga sekitar.
Atas hal tersebut, selain melakukan pemantauan di lapangan, Dinsos Seluma meminta agar warga cepat tanggap melaporkan ke Dinsos Seluma ataupun pihak berwenang terdekat agar dapat segera dievakuasi.
Ini disampaikan oleh Kepala Dinsos Seluma, Elian Suadi, S.IP, M.Si melalui Kabid Perlindungan Jamsos dan Rehab, Aziman, SE.
Ia pun tidak dapat memastikan dengan jelas mengapa banyak ODGJ kiriman dari daerah luar, yang pastinya dari beberapa ODGJ yang diamankan, beberapa di antara mereka bukanlah warga Kabupaten Seluma.
BACA JUGA:ASN Tersangka Begal Payudara Besok Sidang Perdana, Dijerat 2 Pasal, Ini Ancaman Hukumannya
BACA JUGA:Hari Ini Layanan Samsat Mukomuko Kembali Dibuka, Program Pemutihan Belum Ada Petunjuk
"Akhir-akhir ini memang kami kerap mendapat informasinya adanya ODGJ yang berkeliaran, dari beberapa yang telah dievakuasi, setelah ditelusuri ternyata bukanlah berasal dari Seluma," ungkap Aziman.
Termasuk juga dua ODGJ yang pada pekan lalu memecahkan kaca mobil milik pegawai Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, keduanya pasca diamankan Polres Seluma langsung diserahkan kepada Dinsos Seluma.
Diketahui keduanya tidak memiliki identitas, meskipun demikian saat ini diakui Aziman keduanya sudah dievakuasi ke tempat yang aman, sehingga dipastikan tidak akan kembali "bergentayangan" di Kota Tais.
"Jika kembali ditemukan ODGJ yang meresahkan, silakan laporkan kepada kami agar dapat segera dievakuasi, sedangkan untuk 2 ODGJ sebelumnya saat ini kita pastikan sudah diamankan sehingga tidak akan mengganggu masyarakat lagi," ungkap Aziman.
BACA JUGA:Medical Check Up Gratis Sesuai Tanggal Lahir Mulai Digelar Pemkab Mukomuko
BACA JUGA:Anggaran HUT Mukomuko Rp2,4 Miliar Dipangkas jadi Rp400 Juta, Sekda: Sesuai Arahan Pusat
Sebelumnya pada Rabu 5 Februari 2025 sore, kaca mobil Honda Mobilio milik pegawai Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, Sarah Aidha pecah di bagian belakang.
Ini akibat dilempari batu oleh dua ODGJ yang bergentayangan di sekitaran komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, saat kejadian mobilnya tengah terparkir dihalaman depan Kantor BKD Seluma.