Jika Baju Antariksa Rusak! Berikut 4 Fakta Ilmiah yang Terjadi pada Astronaut

Rabu 02 Apr 2025 - 20:35 WIB
Reporter : Fran Sinatra
Editor : Fazlul Rahman

Hal ini seperti kembali ke modul ruang angkasa atau menggunakan sistem cadangan jika tersedia.

BACA JUGA:Fenomena Alam Unik! Berikut 6 Fakta Gerbang Neraka, Turkmenistan

Maka dari itulah, pentingnya pelatihan dan persiapan yang matang tidak bisa diabaikan.

Astronaut dilatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk kegagalan sistem oksigen. 

Selain itu, teknologi terus berkembang untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi sistem pendukung kehidupan.

Sehingga risiko hipoksia dapat diminimalkan selama misi luar angkasa.

Dengan pemahaman yang baik tentang risiko dan penanganan yang tepat, astronaut bisa meminimalkan dampak dari kondisi berbahaya ini dan memastikan keselamatan mereka selama berada di luar angkasa.

BACA JUGA:Fenomena Alam: Gerhana Matahari Total Jelang Lebaran, Begini Dampaknya

3. Akan mengalami hipertermia dan hipotermia

Suhu di luar angkasa bisa bervariasi secara ekstrem tergantung pada paparan sinar matahari. 

Dalam kondisi tanpa atmosfer, suhu dapat mencapai 120 derajat Celsius di area yang terkena sinar matahari.

Sementara di area yang tidak terkena sinar matahari, suhu dapat turun hingga minus 150 derajat Celsius.

Baju astronaut dirancang dengan teknologi canggih untuk melindungi mereka dari kondisi ekstrem ini. 

BACA JUGA:Memakan Daun dalam Jumlah Besar! Berikut 5 Fakta Unik Ulat Angled Sunbeam

Baju tersebut mempunyai sistem pengaturan suhu yang membantu menjaga suhu tubuh astronaut tetap stabil.

Selain itu, melindungi mereka dari radiasi dan tekanan rendah di luar angkasa.

Kategori :