Untuk saat ini sambung Sahran pedagang ikan lebih nyaman berjualan dipinggir jalan. Para pembeli dapat dengan mudah menjangkau pedagang dan tempat luas.
BACA JUGA:Mendag Busan Pantau Harga dan Pasokan Bapok Sepekan Jelang Lebaran
BACA JUGA:2 Negara Asia Lolos Piala Dunia 2026, Timnas Buka Peluang: Berikut Hitung-hitungannya
Kepada pengelola pasar Ampera para pedagang berharap agar ada fasilitas layak dan sesuai dengan kebutuhan para pedagang. Dengan demikian bangunan yang dibuat pemerintah tidak sia-sia.
“Kalau mau bantu pedagang buat sesuai dengan kebutuhan pedagang jangan asal bangun dan akhirnya terbengkalai,” ungkapnya.
Sementara itu Wakil Ketu I DPRD Bengkulu Selatan Holman SE ikut menyayangkan bangunan milik pemerintah daerah yang diperuntukan untuk pedagang terbengkalai. Sampai saat ini DPRD Bengkulu Selatan belum mendapatkan data aset tersebut.
Namun apabila aset pasar tersebut tetap terbengkalai dan tidak diurus, maka dapat membahayakan orang-orang disekitar pasar. “Nanti kita cek dan cari solusi bersama pemerintah,” ujar Holman.
BACA JUGA:Pelaku Industri Masih Optimis di Tengah Kontraksi Ekonomi
BACA JUGA:Gugatan Mantan Bupati Seluma Ditolak, Pemda Seluma Dapat Kepastian Hukum
Sementara itu pemerintah Bengkulu Selatan belum memberikan tanggapan soal lapak pedagang ikan Pasar Ampera.