Korban Hilang di Sungai Muar Ipuh Belum Ditemukan, Kades Hentikan Aktivitas Melaut

BERSIAP: Tim akan kembali memulai pencarian korban --Firmansyah
KORANRB.ID - Hingga Minggu pagi 6 April 2025 Pencarian korban hilang Rahma Yani (32) warga Desa Pulau Makmur Kecamatan Ipuh belum membuahkan hasil.
Upaya pencarian masih terus dilakukan di sepanjang sungai Batang Muar oleh tim gabungan dan dibantu masyarakat.
Koordinator Pos SAR Kabupaten Mukomuko Veldi mengatakan, penyisiran keberadaan korban masih terus dilakukan. Sesuai dengan standar pencarian tim dibagi 3.
Namun baik tim yang melakukan pencarian dari lokasi kejadian hingga ke muara sungai menggunakan perahu karet.
BACA JUGA:DPRD Rejang Lebong Siap Bahas LKPJ APBD 2024 Bersama OPD Bulan Ini
Kemudian tim yang melakukan penyelaman dan tim penyisiran darat hingga ke muara sungai. Masih belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.
"Hingga pagi ini belum ada hasil yang pasti kami tim Rescue Pos SAR Mukomuko, masih terus bersama BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar melakukan pencarian, selama 24 jam secara bergantian,”jelasnya.
Terpisah Kepala Desa Pulau Makmur Kecamatan Ipuh Purnamawati, telah meminta seluruh nelauan desa Pulau Makmur menghentikan aktivitas ke laut mencari ikan sebelum korban yang hilang ditemukan. Upaya ini dilakukan agar semakin banyak tim yang melakukan pencarian
"Kami Pemerintah Desa Pulau Makmur meminta kepada seluruh nelayan Pulau Makmur untuk tidak melaut dulu sebelum korban diketemukan, mohon bantuan dan partisipasinya untuk saling bahu-membahu agar korban bisa ditemukan secepatnya,”tegas Purnamawati.
BACA JUGA:DKP Provinsi Bengkulu, Minta Dukungan Masyarakat Kaur untuk Pembangunan PPN Pasar Lama
Diketahui sebelumnya korban hilang di bantaran sungai Batang Muar ini merupkan anak mantan kepala desa (Kades) Pulau Makmur. Korban ini dikabarkan hilang saat mencuci motor tepatnya di TPI Pulau Makmur pada Jumat sore, sekitar pukul 18.10 Wib hingga saat ini belum diitemukan.
sebelum cuci motor korban sempat membeli shampo dan meminjam gayung kepada warga. Warga juga sudah menegur agar niat korban mencuci motor dibatalkan
karena sudah sore. Namun teguran warga tersebut juga tidak diindahkan korban. Alhasil, setelah pukul 18.15 wib, warga menemukan dipinggir Sungai Batang Muar sepeda motor, helm, jaket, dan juga handphone milik korban. Termasuk juga gayung yang dipinjam korban. Dan korban tidak ada di lokasi.