25.000 Pengurus 3.514 Rumah Ibadah di Bengkulu Bakal Dapat Jamsostek

Dr. H. Syarifudin, M.Si. RENO/RB--
KORANRB.ID – Tercatat sebanyak 25.000 pengurus rumah ibadah di Provinsi Bengkulu.
Para pengurus pengurus rumah ibadah tersebut bakal mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
Disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarifudin, M.Si, saat ini proses pendataan pengurus rumah ibadah telah rampung, dan terdata sebanyak 25.000 pengurus di 3.514 rumah ibadah di Provinisi Bengkulu.
“Kita sudah mendata sebanyak 25.000 pengurus di 3.514 rumah ibadah yang ada di Provinsi Bengkulu,” terang Syarifudin.
BACA JUGA:Harga Bapok di Rejang Lebong Turun Pasca Lebaran
BACA JUGA:Volume Lalu Lintas Arus Balik Lebaran Kabupaten Rejang Lebong Mulai Meningkat
Ia membeberkan 3.514 rumah ibadah tersebut terdiri dari 3.279 Masjid, 13 Vihara, 24 Pura, 4 Klenteng dan 198 Gereja yang ada di Provinsi Bengkulu dengan masing-masing pengurus sebanyak 5 hingga 6 orang.
Sementara untuk proses pemberian Jamsostek tersebut saat ini masih dalam tahapan administrasi persyaratan para pengurus rumah ibadah tersebut kedalam data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
“Kita akan persiapkan administrasi dan persyaratan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” bebernya.
Syarifudin menyebutkan pendataan sejumlah pengurus rumah ibadah tersebut bekerja sama dengan Biro Pemkesra Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi untuk validasi jumlah keseluruhannya.
BACA JUGA:Meski hanya Andalkan BOS, Disdikbud Rejang Lebong Pastikan Pembelajaran Tetap Optimal
BACA JUGA:Dorong Penggunaan Alat Canggih untuk Keruk Alur Pulau Baai
Selain itu Syarif juga menyampaikan bahwa sejumlah pengurus rumah ibadah tersebut bakal menerima 2 asuransi sekaligus yakni asuransi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Dengan diberikannya jaminan ketenagakerjaan ini tentunya merupakan langkah Pemprov Bengkulu memastikan setiap tenaga kerja yang ada di Bengkulu diperhatikan,” terangnya.