Permintaan Pertamax di Pertashop Meningkat Selama Lebaran

PENGISIAN: Pengendara yang sedang mengisi BBM jenis pertamax di Pertashop beberapa waktu lalu. IST/RB--

KORANRB.ID – Alami keterlambatan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax, beberapa Pertashop mengalami kekosongan stok di tengah peningkatan pembeli. 

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI), Steven menerangkan saat ini Pertashop menjadi salah satu pilihan utama bagi pemudik untuk mengisi BBM.

Terutama di daerah yang jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Namun, meningkatnya permintaan tersebut juga menimbulkan tantangan dalam distribusi BBM ke beberapa Pertashop.

BACA JUGA:Pengerukan Darurat Alur Pelabuhan Pulau Baai Dimulai, Ini Estimasi Waktunya

BACA JUGA:Perkebunan Sawit Masuk Kawasan Hutan Mukomuko, Pengurusan Keterlanjuran PT Alno Belum Rampung

“Permintaan BBM di Pertashop meningkat tajam selama lebaran, namun suplai dari Pertamina mengalami keterlambatan hingga 3 hari di beberapa lokasi. Hal ini tentu berdampak pada ketersediaan BBM bagi pemudik yang bergantung pada Pertashop,” ujar Steven.

Keterlambatan suplai tersebut tentunya menjadi perhatian utama bagi pengusaha Pertashop. 

Sebab sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Pertamina telah memastikan stok BBM selama periode Lebaran dalam kondisi aman. 

Meski terdapat kendala pada distribusi akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, pasokan tetap diupayakan melalui suplai dari provinsi tetangga. 

BACA JUGA:Pastikan ASN Masuk Kerja Usai Libur Lebaran, Gubernur Helmi: Sidak Sangat Penting

BACA JUGA:Setwan Kaur Tidak Ajukan Pencairan Gaji Tenaga Honorer, OPD Lain Sudah Lakukan Pembayaran

“Namun, pengiriman dari luar daerah, terutama dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menyebabkan adanya keterlambatan di beberapa titik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jarak distribusi yang lebih jauh dari Lubuklinggau menjadi tantangan dalam memastikan kelancaran pasokan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan