Melahirkan di Darat! Berikut 4 Fakta Ilmiah Proses Reproduksi Penyu

Penyu. Foto: Ilustrasi/ fran/ meta ai/ koranrb.id--

Adapun fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya lingkungan alami bagi kelangsungan hidup spesies ini. 

Penyu betina menggunakan medan magnet bumi sebagai panduan.

Namun demikian, tantangan yang dihadapi penyu semakin meningkat seiring dengan perubahan lingkungan.

BACA JUGA:Memakan Daun dalam Jumlah Besar! Berikut 5 Fakta Unik Ulat Angled Sunbeam

Hal ini seperti pemanasan global, pencemaran dan pembangunan infrastruktur di sepanjang pantai.

Kerusakan habitat alami bisa mengganggu proses reproduksi penyu, karena mereka mungkin kesulitan menemukan lokasi yang aman dan sesuai untuk bertelur. 

Oleh karena itulah, upaya konservasi sangat penting untuk melindungi habitat penyu.

Selain itu, memastikan bahwa mereka dapat terus kembali ke pantai yang aman untuk melanjutkan siklus hidup mereka. 

Dengan cara melindungi lingkungan dan menjaga ekosistem pantai adalah langkah krusial dalam mendukung kelangsungan hidup penyu dan spesies lainnya yang bergantung pada habitat tersebut.

BACA JUGA:Jago Menyelam! Berikut 5 Fakta Unik Bebek Bermata Emas

2. Penyu bertelur di malam hari 

Dikutip dari laman iNaturalist, penyu betina memiliki perilaku bertelur yang unik dan menarik. 

Dimana, proses bertelur biasanya dilakukan pada malam hari untuk mengurangi risiko predasi. 

Setelah menggali lubang dan meletakkan telurnya, maka penyu betina tidak akan tinggal untuk menjaga telurnya. 

Penyu betina akan kembali ke laut, meninggalkan telur-telurnya untuk menetas secara alami.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan