Terima Layanan Buruk di RSUD, Bupati Kepahiang Minta Pasien Laporkan

RSUD: Kondisi aula utama RSUD Kepahiang banyak bocor butuh penanganan segera.-foto: heru/koranrb.id-
KEPAHIANG - Pasien di RSUD Kabupaten Kepahiang diminta segera melayangkan laporan jika mendapatkan layanan buruk. Usai menggelar Inspeksi mendadak (Sidak) dalam rangka melihat layanan medis selama musim libur lebaran, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, SIP meminta pasien tanpa ragu melaporkan siapapun kepada dirinya jika ada petugas medis di RSUD Kepahiang yang kedapatan tak memberi layanan maksimal.
"Kepada pasien yang langsung saya temui telah saya sampaikan, agar jangan ragu-ragu menyampaikan kepada saya atau wakil bupati apabila ada pelayanan yang tidak bagus. Laporkan saja, jangan takut. Ini untuk kemajuan rumah sakit kita," kata Bupati Nata di hadapan keluarga pasien RSUD Kepahiang.
Masih dalam upaya peningkatan pelayanan medis, Pemkab akan berusaha melakukan penambahan ruangan hingga kepada peningkatan tipe RSUD.
BACA JUGA:Kuasa Hukum Sebut Klien Nikmati Korupsi Tukin Prajurit Tidak Lebih Rp2 Miliar
Dengan meningkatnya tipe RSUD Kepahiang yang saat ini masih C, dengan sendirinya diharapkan layanan medis akan lebih maksimal diberikan kepada masyarakat.
"Harapan kita RSUD ini akan naik tipe. Apalagi saat ini kan RSUD Kepahiang ini sudah banyak memiliki pasien dari provinsi tetangga, ada yang dari Pendopo, Pasemah Air Keruh dan wilayah lain di Sumatera Selatan yang memang dekat dengan kita," tutur Nata.
Dari pengamatannya saat menggelar sidak, fasilitas medis di RSUD Kepahiang berfungsi dengan baik. Mulai dari seperti laboratorium, radiologi hingga kamar mandi pasien dan paramedis.
BACA JUGA:Masyarakat Merasa Terbantu Adanya Pasar Murah di Kebun Tebeng
BACA JUGA:Kurangi Kecelakaan Selama Lebaran, Mobil Bak Terbuka Dilarang Angkut Penumpang
"Kita hanya memastikan bahwa pelayanan di RSUD terutama selama bulan ramadhan dan jelang hari raya idul fitri ini dapat berjalan dengan baik. Saya juga memerintahkan para perawat untuk melayani dengan optimal baik pasien BPJS maupun pasien non BPJS," jelas Zurdi Nata.
Berbeda dengan ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Kepahiang lainnya. paramedis yang berstatus ASN dan PPPK termasuk Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang bertugas di RSUD Kepahiang, tak menikmati libur lebaran.
Dengan sistem shift, layanan medis di RSUD Kepahiang wajib tetap dalam kondisi stand by memberikan pelayanan kepada pasien.
"Kita cek semua tadi, kebersihan lingkungan hingga ruangan-ruangan staf. Kita juga cek kamar mandi dan WC pasien. Hasilnya, cukup bagus," jelas Nata.