Stok BBM di Bengkulu Selatan Bertambah 24 Ton Per Hari Selama Bulan Ramadan

ANTREAN: Masyarakat sedang mengantre mengisi BBM di SPBU Ibul Kota Manna.-foto: rio/koranrb.id-
KORANRB.ID - Bulan Ramadan 2025, stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Bengkulu Selatan akan bertambah menjadi 24 ton per hari. Selama ini SPBU di Bengkulu Selatan hanya menyediakan 16 ton BBM per hari.
Penambahan stok BBM ini untuk memperlancar aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan.
Manajer SPBU Ibul, Radius mengatakan agar tidak terjadi kelangkaan BBM selama bulan Ramadan, SPBU Ibul menjamin stok BBM bertambah mulai Maret 2025. Penambahan stok BBM di Bengkulu Selatan telah mendapat persetujuan dari pihak Pertamina.
“Jadi selama ini hanya 16 ton per hari, nanti saat Ramadan menjjadi 24 ton per hari untuk Pertalite,” kata Radius.
BACA JUGA:Jaga Stabilitas Harga Sembako Saat Ramadan, Pemkab Kaur Siapkan Pasar Murah
BACA JUGA:Dukung Asta Cita Presiden, Polres Lebong Tanam Jagung 1 Hektare
Nantinya pelayanan BBM di SPBU Bengkulu Selatan akan dimaksimalkan 24 jam penuh. Sebab dengan stok 24 ton per hari akan mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat setiap hari.
Selama ini, menurut Radius, pelayanan BBM di SPBU Ibul tidak mengalami kendala. Apalagi pasca penerapan barcode pada pelanggan kendaraan mobil. Oknum-oknum yang berusaha mengambil keuntungan dengan BBM bersubsidi akan terdeteksi dengan barcode tersebut.
“Kita masih wajibkan pengendara mobil pakai barcode, kalau motor tidak perlu,” ujar Radius.
BACA JUGA:Bulan Ramadan, Pemerintah Desa Bisa Ajukan Pencairan ADD
BACA JUGA:BREAKINGNEWS: Gusnan Mulyadi Didiskualifikasi, MK Perintahkan Pilkada Bengkulu Selatan Gelar PSU
Terpisah, Kapolsek Kota Manna, Iptu Erik Fahreza memastikan kebutuhan BBM di Bengkulu Selatan dapat terpenuhi selama Ramadan. Stok BBM 24 ton per hari tersebut akan mampu mengakomodir kebutuhan selama 1 hari.
Ditambah lagi di Kota Manna terdapat dua SPBU yakni SPBU Ibul dan SPBU Kutau. Jika terjadi kelangkaan maka aparat kepolisian dapat mencurigai adanya permainan oknum di Bengkulu Selatan.
Erik berharap manajemen SPBU benar-benar selektif melayani konsumen. Selama ini masih ditemukan kendaraan dengan tangki modifikasi untuk membeli BBM secara curang.