Wisatawan Diminta Waspada Gelombang Pasang

RAMAI: Pantai Laguna Kabupaten Kaur ramai dikunjungi wisatawan.--RUSMANAFRIZAL/RB
BINTUHAN, KORANRB.ID - Hingga H+6 libur lebaran, sejumlah wisatawan masih tetap berdatangan ke Kabupaten Kaur.
Tujuan utamanya adalah untuk menikmati, keindahan wisata pantai yang memang sampai dengan saat ini menjadi primadona di Kabupaten Kaur.
Belakangan ini cuaca di pesisir pantai memang cukup buruk, untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaur meminta para wisatawan agar tetap waspada gelombang pasang air laut di perairan selatan yang mencapai ketinggian lebih dari dua meter.
Kepala BPBD Kaur Muljunias, ST menyebutkan, informasi yang mereka dapatkan dari pihak BMKG Bengkulu beberapa hari kedepan cuaca buruk akan melanda beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu salah satunya adalah Kabupaten Kaur.
BACA JUGA:Cegah Tindak Kejahatan Saat Mudik, 30 Kendaraan Dititip ke Polisi
Informasi yang didapatkan salah satunya adalah imbauan akan adanya gelombang pasang setinggi kurang lebih 1 sampai dengan 2 meter.
Untuk itu, wisatawan yang datang ke Kabupaten Kaur diminta agar lebih waspada.
"Cuaca buruk, risiko gelombang pasang wisatawan diminta agar lebih waspada," sampai Muljunias
Disampaikannya, sejumlah objek wisata di Kaur, seperti wisata pantai Laguna, Linau pengubaian, Cuko masih ramai dikunjungi para wisatawan lokal.
BACA JUGA: Arus Balik di Jalinbar Kabupaten Kaur Aman dan Lancar
Untuk menjaga keamanan selama liburan lebaran pihaknya bersama Polres Kaur telah menyiapkan tim penjaga pantai untuk menjaga wisatawan.
"Imbuan ini sudah disampaikan kepada pihak pengelola wisata, mereka seharusnya sudah memberikan imbauan kepada para pengunjung," jelasnya.
Terpisah, Kapolres Kaur, AKBP. Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH telah menegaskan bahwa wisatawan dilarang untuk melakukan kegiatan berenang di seluruh tempat wisata pantai di Kabupaten Kaur.
Namun tampaknya, imbuan itu tidak dihiraukan pasalnya selama tiga hari libur lebaran wisatawan yang datang ke Kabupaten Kaur masih melakukan kegiatan berenang.