Harga Bapok di Rejang Lebong Turun Pasca Lebaran

JUAL: Pedagang ayam potong saat menjual dagangannya. ABDI/RB--
KORANRB.ID - Pasca perayaan Idul Fitri 2025, harga sejumlah bahan pokok (Bapok) di Kabupaten Rejang Lebong, mengalami penurunan yang signifikan.
Penurunan ini memberikan kelegaan bagi masyarakat setelah sebelumnya menghadapi lonjakan harga menjelang Lebaran.
Sebelum Lebaran, harga daging sapi di pasar tradisional Rejang Lebong mencapai Rp150.000 per kilogram.
Namun, setelah Lebaran, harga tersebut turun menjadi Rp120.000 per kilogram.
Penurunan harga ini disebabkan oleh berkurangnya permintaan pasca perayaan.
BACA JUGA:Volume Lalu Lintas Arus Balik Lebaran Kabupaten Rejang Lebong Mulai Meningkat
BACA JUGA:Meski hanya Andalkan BOS, Disdikbud Rejang Lebong Pastikan Pembelajaran Tetap Optimal
"Harga daging sebelum lebaran Rp150 per Kilogram, kini hanya Rp120 per kilogramnya," ujar pedagang daging di Pasar Atas Curup, Yanto (45).
Selain daging sapi, harga ayam potong juga mengalami penurunan. Sebelum Lebaran, harga ayam potong mencapai Rp35.000 per kilogram, namun kini turun menjadi Rp25.000 per kilogram.
Penurunan ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memenuhi kebutuhan protein dengan harga lebih terjangkau.
"Kalau harga daging ayam saat ini sudah murah, yakni Rp25 ribu. Sebelumnya Rp35 ribu bahkan bisa lebih," ungkap pedagang Ayam Potong, Dewinta (36).
BACA JUGA:Dorong Penggunaan Alat Canggih untuk Keruk Alur Pulau Baai
BACA JUGA:Pasca Penindakan Pelaku Pungli, Warga Tuntut Status Eks Jalinbar Batik Nau
Harga sayuran seperti tomat juga mengalami penurunan. Sebelum Lebaran, harga tomat mencapai Rp15.000 per kilogram, namun kini turun menjadi Rp10.000 per kilogram. Penurunan harga ini disebabkan oleh meningkatnya pasokan dari petani lokal setelah masa panen.