Nakes RSUD Rejang Lebong Keluhkan Belum Terima Insentif Jasa Pelayanan

Pelayanan di RSUD Rejang Lebong --Abdi/RB
Mereka menegaskan bahwa kesejahteraan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian utama, mengingat peran mereka yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
"Kita sangat berharap ini dapat dibayarkan segera mungkin," tegas RU
BACA JUGA:Masyarakat Merasa Terbantu Adanya Pasar Murah di Kebun Tebeng
BACA JUGA:Kurangi Kecelakaan Selama Lebaran, Mobil Bak Terbuka Dilarang Angkut Penumpang
Sementara itu, Plt. Dirut RSUD Rejang Lebong, Nova Priska Elianti MKes, masih terhambatnya mencari formulasi pembayaran masih menjadi permasalahan.
"Formulasi (Regulasi penghitungan, red) masih menghambat. Berbeda jumlah penerima ini untuk Desember 2024 600 Nakes dan Januari 2025 sebanyak 400 Nakes," beber Nova.
Kendati demikian, Nova mengatakan, akan mengupayakan insentif jasa pelayanan nakes tersebut dapat diberikan secepat mungkin.
"Namun, kita upayakan ini secepat nungkin dapat kita tuntaskan," sampai Nova.
Lebih lanjut, saat dikonfirmasi apakah nakes RSUD Rejang Lebong telah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), Nova menerangkan, untuk tenaga nakes tidak menerima THR.
"Itu nakes memang tidak ada THR," terang Nova.