Setelah Digerebek Saat Parkir di Depan Kantor Bupati, Begini Nasib Sejoli Kepahiang

Kanit PPA Polres Kepahiang, Aiptu. Dedy, SH--Heru Pramana Putra
KEPAHIANG, KORANRB.ID - Setelah digerebek patroli yang sedang melintas di depan kantor bupati Kepahiang, nasib sejoli yang tengah kasmaran terancam.
Terbaru, In (20) warga Kecamatan Ujan Mas telah dihadapkan pada proses hukum.
BACA JUGA:32 Peserta PPPK Tahap II Sampaikan Sanggahan
IUnit PPA Satreskrim Polres Kepahiang menjeratnya dengan Pasal 81 Ayat (2) Jo 76D dan Pasal 82 Ayat (1) Jo 76E UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.
Perbuatannya terhadap sang pacar, sebut saja namanya Kuntum (15) yang merupakan salah satu siswi di Kabupaten Kepahiang dianggap telah melanggar hukum.
Kamis, 20 Februari 2025 Kanit PPA Satreskrim Polres Kepahiang Aiptu. Dedy, SH menerangkan saat menjalani pemeriksaan tersangka sudah mengakui semua perbuatannya.
"Tersangka sudah berhasil kami amankan," kata Kanit.
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, THR ASN Dipastikan Tetap Ada
Hubungan terlarang yang dilakukan sejoli Kepahiang tersebut, semua bermula saat digerebek patroli aparat yang sedang melintas di depan kantor bupati Kepahiang.
Petugas melihat, ada mobil pikap terparkir dengan kondisi yang mencurigakan.
Benar saja, saat didekati didapati sejoli yang sedang dimabuk asmara.
Tak ayal, kedua pasangan muda tersebut dibawa ke kantor polisi untuk kemudian diinterogasi.
BACA JUGA:Nelayan Mukomuko Diwajibkan Gunakan Aplikasi Xstar untuk Pembelian BBM
Tak hanya sejoli, petugas juga memanggil orang tua Kuntum lantaran yang bersangkutan masih di bawah umur.