Usai Tragedi Pembunuhan di Seginim, Polisi Perketat Razia Sajam

Kapolres BS AKBP. Awilzan, SIK --Rio Agustian

SEGINIM, KORANRB.ID – Aksi perkelahian menggunakan senjata tajam (Sajam) telah banyak merengut korban jiwa di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Terbaru peristiwa berdarah di Dusun Tengah Kecamatan Seginim.

Oleh sebab itu Polsek Seginim akan memperketat razia sajam ditengah masyarakat. 

Aparat kepolisian tegas melarang masyarakat membawa sajam saat berada di tengah-tengah keramaian atau lingkungan masyarakat.

BACA JUGA:Sampah Menumpuk di Taman Merdeka

 Kapolres Bengkulu Selatan AKBP. Awilzan, SIK melalui Kapolsek Seginim Iptu. Priyanto, SH menegaskan sajam menjadi salah satu sumber masalah. 

Sajam banyak disalahgunakan oleh masyarakat untuk hal negatif. Selama ini diungkapkan Priyanto polisi telah melarang masyarakat membawa sajam saat berpergian.

Kecuali untuk pergi ke sawah, kebun dan hal penting lainnya.

 “Bukan sajam yang salah, tapi orang yang menggunakan sajam itu.

BACA JUGA:Porprov Bengkulu 2025 Dapat Lampu Hijau, KONI Provinsi Bengkulu Susun Kembali Jadwal Temui Gubernur Helmi

Takutnya tidak dapat mengontrol emosi lalu berkelahi dan terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Priyanto.

Dengan adanya kejadian pembunuhan menggunakan sajam di Kecamatan Seginim beberapa hari terakhir, Priyanto memastikan anak buahnya memperketat razia sajam di tengah masyarakat.

Anggota Polsek melalui para Bhabinkamtibmas akan gencar melakukan sosialisasi ke desa-desa meminimalisir penggunaan sajam yang tidak penting.

 “Terutama anak muda, akalnya belum panjang kita harap tidak perlu membawa sajam saat pergi-pergi ke luar rumah,” ujar Priyanto.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan