Turun Drastis Dibanding Ramadan, Harga Cabai Merah di Kota Bengkulu Pekan Pertama April 2025 Rp23 Ribu/Kg

DAGANG: Junaidi saat memberikan kembalian uang kepada pembeli cabai pada Sabtu 5 April 2025. RENO/RB--

KORANRB.ID – Pekan pertama April 2025 ini beberapa harga bahan pokok (Bapok) di Pasar Tradisional Panorama mengalami penurunan.

Dari penulusuran RB, Sabtu, 5 April 2025, salah satu pasar terbesar di Kota Bengkulu tersebut, sudah mulai ramai akan aktivitas jual beli meskipun masih dalam suasana Idul Fitri 1446 Hijriah.

Salah satu pembeli Regita (34) yang diwawancarai RB mengatakan kebutuhan dapur sudah harus kembali terisi bersamaan dengan mulai ramainya para pedagang di pasar.

“Kemarin kan kita menyetok, sekarang isi kulkas sudah harus diisi kembali sama para pedagang juga sudah mulai ramai,” ungkapnya.

BACA JUGA:Tertibkan APS yang Melanggar Aturan, Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan Sampaikan Ini

BACA JUGA:25.000 Pengurus 3.514 Rumah Ibadah di Bengkulu Bakal Dapat Jamsostek

Ia menuturkan beberapa Bapok yang ia beli seperti minyak goreng (migor), beras, cabai dan sayuran terbilang ramah di kantong alis murah jika dibandingkan pada pertengahan Maret lalu.

Sementara itu, salah satu pedagang cabai Junaidi menyebutkan stok cabai saat ini sedang melimpah, terutama cabai merah dan harga yang ditawarkan juga berpariasi.

Junaidi membeberkan harga cabai merah saat ini seharga Rp23 ribu hingga Rp25 ribu/Kg. Turun sebanyak 50 persen dibandingkan pada Ramadan lalu. 

“Sudah turun, kalau kemaren waktu Ramadan bisa Rp45 ribu, sekarang Rp23 ribu,” ujarnya.

BACA JUGA:Harga Bapok di Rejang Lebong Turun Pasca Lebaran

BACA JUGA:Jaksa Siapkan Tuntutan Terdakwa Korupsi Proyek Puskeswan

Hal tersebut terjadi akibat banyaknya stok cabai yang masuk dari beberapa daerah seperti Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, dan dalam daerah seperti Kabupaten Rejang Lebong serta Bengkulu Selatan, mendekati Idul Fitri lalu.

“Kemaren sebelum Idul Fitri para pemasok masuk semua, harganya jauh dari biasanya,” terangnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan