Apakah Dinosaurus Masih Ada? Berikut 3 Jawabannya

Dinosaurus. Foto: Ilustrasi/ fran/ meta ai/ koranrb.id--
Teori yang dikembangkan dari penemuan ini menunjukkan bahwa tabrakan asteroid raksasa dengan Bumi menjadi penyebab utama dari perubahan lingkungan yang ekstrem tersebut.
BACA JUGA:Menyapa Bumi pada Februari 2025! Berikut 5 Fakta Unik Fenomena Parade Planet
Kawah yang ditemukan di Semenanjung Yucatan, yang dikenal sebagai Kawah Chicxulub, menjadi bukti fisik dari peristiwa tabrakan tersebut.
Dimana, dampak dari tabrakan ini sangat besar, menyebabkan gelombang kejut yang kuat, kebakaran hutan yang meluas, dan pelepasan debu serta partikel ke atmosfer.
Maka akibatnya, sinar Matahari terhalang, yang menyebabkan penurunan suhu global dan mengganggu fotosintesis.
Hal tersebut berujung pada kematian massal tumbuhan, yang merupakan sumber makanan utama bagi banyak spesies, termasuk dinosaurus.
BACA JUGA:Wow! Berikut 3 Momen Saturnus Selamatkan Planet di Tata Surya, Bagaimana Caranya?
Adapun kepunahan dinosaurus, terutama spesies besar seperti triceratops dan tyrannosaurus rex, menunjukkan bagaimana perubahan lingkungan yang cepat bisa mempengaruhi ekosistem secara keseluruhan.
Sedangkan itu, beberapa kelompok hewan yang lebih kecil, seperti mamalia dan reptil, mampu bertahan hidup dengan beradaptasi pada kondisi baru.
Proses evolusi yang terjadi setelah peristiwa ini membuka jalan bagi munculnya spesies baru dan diversifikasi kehidupan di muka Bumi.
Teori Alvarez telah menjadi salah satu penjelasan paling diterima mengenai kepunahan dinosaurus.
BACA JUGA:Menyapa Bumi pada Februari 2025! Berikut 5 Fakta Unik Fenomena Parade Planet
Selain itu, menunjukkan bagaimana peristiwa kosmik dapat memiliki dampak yang mendalam pada kehidupan di planet kita.
Maka dari itulah, penelitian lebih lanjut tentang peristiwa ini terus dilakukan untuk memahami lebih dalam tentang dinamika ekosistem dan evolusi setelah kepunahan massal.
3. Apakah ada keturunan dinosaurus?