“Karena salah satu target pemerintah dengan program makan bergizi gratis ini salah satunya pengentasan stunting, pengentasan stunting ini tidak bisa hanya menyelesaikan kasus yang ada namun juga mencegah munculnya kasus baru dengan menjaga gizi dan kesehatan ibu hamil,” terangnya.
BACA JUGA:Bupati Rachmat Riyanto Sampaikan Pidato Perdana di Depan Anggota DPRD Bengkulu Tengah
Ia menyampaikan jika DPRD Bengkulu Utara akan terus memantau pelaksanaan pelaksanaan program makan gratis.
Sehingga jika memang bisa mencapai target program maka DPRD akan menambah alokasi dana program makan bergizi gratis tersebut dalam APBD Perubahan.
Ia juga mengingatkan jika program makan bergizi gratis ini sangat penting apalagi di Bengkulu Utara yang masih terjadi permasalahan gizi anak dan balita.
Termasuk juga meningkatkan kualitas gizi untuk tumbuh kembang otak dan kesiapan anak dalam belajar di sekolah.
BACA JUGA:Potensi Air Kepahiang Dicek Profesor BRIN
BACA JUGA:Awal 2025, ISPA Mendominasi di Kabupaten Lebong
Maka dengan manfaat dan target program yang besar tersebut, pemerintah daerah harus menyusun program semaksimal mungkin,” terangnya.
Lantaran anggaran yang terbatas, ia meminta Pemda Bengkulu Utara juga menyusun baik-baik siapa saja berhak menerima program makan bergizi gratis tersebut.
Namun ia berharap siswa atau masyarakat yang mendapatkan memang orang yang teoat dan kurang mampu.
“Sehingga memang target yang diinginkan pemerintah memang bisa tercapai,” tegasnya.
BACA JUGA:Rumah Makan Boleh Buka, Hiburan Malam Wajib Tutup
BACA JUGA:Tahun Ini, Lebong Dapat 3.933 Ton Pupuk Subsidi
Ditambahkannya, lantaran anggaran yang terbatas, maka ia berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bisa dilaksanakan yang pertama di kecamatan diluar Kota Arga Makmur. Hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat di masing-masing kecamatan, teruama di daerah kecamatan yang memang angka kemiskinan atau angka kebutuhan gizinya masih sangat tinggi.