Peringati Isra Miraj 1446 H, Ribuan Santri Ponpes Darunnajah Gelar Khataman Alquran Serentak se Indonesia

Senin 27 Jan 2025 - 21:29 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Riky Dwiputra

Momentum spiritual ini semakin khidmat dengan pembacaan Sirah Nabawiyah dan Kitab Maulid Adh-Dhiyaullami yang dipimpin grup hadrah santri Darunnajah. Lantunan syair-syair pujian kepada Nabi menggema di seluruh area pesantren, menciptakan suasana yang syahdu dan menyentuh.

Ustadz Muhammad Ali Abdullah, yang merupakan Imam Masjid Al Muhajirin, Sidney selaku pemateri, menyoroti relevansi Isra Mi'raj dengan isu Palestina kontemporer.

BACA JUGA:Tidak Ada Tindakan Konkret, Hutan Mukomuko Tamat

BACA JUGA:Gaji PPPK Paruh Waktu di Mukomuko Gunakan Dana BTT, Kalau Tidak Cukup? Ini Kata Sekda

"Perjalanan suci dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa membuktikan bahwa hubungan umat Islam dengan Palestina bukan sekadar politik, tapi bagian dari fondasi keimanan," jelasnya.

Berbagi pengalaman hidup di negeri minoritas Muslim, Ustadz Ali menegaskan pentingnya disiplin ibadah.

"Di Australia, tanpa adzan yang menggema dan kelangkaan musala, Muslim harus lebih cermat merencanakan waktu shalat yang berubah seiring pergantian musim. Ini mengajarkan kita untuk menghargai kemudahan beribadah di Indonesia," paparnya.

BACA JUGA:Tak Ada Dana Afirmasi, Mukomuko Diklaim Nihil Desa Tertinggal, Rp5,9 Miliar Dana Alokasi Kinerja untuk 23 Desa

BACA JUGA:Aliran Dugaan Korupsi Setwan Kepahiang Mengalir Kemana-mana

Acara ditutup dengan pembacaan do'a yang dipimpin oleh Syaikh Syekh Mustafa Mosawek Ahmad Mahmoud, M.A., Mab'uts Al-Azhar Asy-Syarif Mesir

Sebelum do'a beliau menyampaikan tausiah singkat yang menekankan lima poin penting kehidupan.

"Dunia ini hanyalah persinggahan menuju Jannah. Setiap kesulitan adalah kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya seraya mengutip QS. Adh-Dhariyat ayat 56.

Beliau juga menekankan pentingnya mengendalikan hawa nafsu dan menjaga hubungan dengan Al-Quran.

BACA JUGA:Punya Penglihatan Tajam! Berikut 5 Fakta Unik Bustard Ludwig, Burung Langka

BACA JUGA:Lagi, Pembangunan Gapura Batas Mukomuko-Bengkulu Utara Batal

"Alquran bukan sekadar untuk dibaca, tetapi untuk dipahami dan diamalkan. Mereka yang konsisten membaca Alquran akan mendapatkan cahaya di dunia, alam kubur, dan hari kiamat," tambahnya.

Tags :
Kategori :

Terkait