Nyaris Rp71 Miliar APBD 2025 Kabupaten Kepahiang Dipangkas

PANGKAS: Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Gregory Dayefiandro berbicara mengenai pemangkasan anggaran sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dan KMK 29 Tahun 2025.--HERU/RB
Karena di dewan banyak produk yang harus dikerjakan.
Banyak Raperda yang perlu dirancang dan konsultasi ke pusat.
Semoga tidak ada perubahan," harap Igor.
Dengan adanya pemangkasan anggaran ini, ia meminta eksekutif maupun jajarannya di legislatif ikut menyuarakan dan membangun komunikasi kepada masyarakat.
BACA JUGA: Sudah Kantongi Rekomendasi Bupati Terpilih, Pelantikan Tinggal Tunggu Mendagri
Agar, jangan sampai masyarakat justru berpikir negatif terkait adanya pemangkasan anggaran ini.
"Ini memang keputusan pusat, kita harus bangun komunikasi agar masyarakat tak berpikir aneh-aneh terhadap adanya pengurangan anggaran yang ada," tutup Igor.
Pada KMK 29 Tahun 2025, tentang penyesuaian rincian alokasi transfer ke daerah menurut provinsi/kabupaten/kota Tahun Anggaran 2025 dalam rangka efisiensi belanja dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025 memuat secara item anggaran buat daerah.
Ditetapkan, penyesuaian rincian alokasi transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2025 yang terdiri atas, Kurang Bayar Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Fisik, Dana Otonomi Khusus, Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Dana Desa.
Untuk Kabupaten Kepahiang diketahui, DAU yang tidak ditentukan penggunaannya sebesar Rp374.345.278.000, Dukungan pembangunan sarana dan prasarana pemberdayaan masyarakat di kelurahan Rp2.400.000.000, dukungan bidang pendidikan Rp38.170.320.000, dukungan bidang kesehatan Rp17.234.313.000, total DAU mencapai Rp432.149.911.000.